Dukung Pariwisata Temanggung, Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp3,6 Miliar untuk Penataan Umbul Jumprit

oleh
MENINJAU. Menteri PUPR Bersama Bupati Temanggung meninjau lokasi pembangunan di Umbul Jumprit Ngadirejo, Sabtu 21 Januari 2023.(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
MENINJAU. Menteri PUPR Bersama Bupati Temanggung meninjau lokasi pembangunan di Umbul Jumprit Ngadirejo, Sabtu 21 Januari 2023.(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID – Upaya Pemkab Temanggung mengembangkan pariwisata terus mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Kali ini pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp3,6 miliar untuk pembangunan proyek penataan kawasan Umbul Jumprit di Kecamatan Ngadirejo.

Pembangunan penataan kawasan Umbul Jumprit sendiri sudah selesai dilakukan dan diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, Sabtu 21 Januari 2023.

Sebagaimana di ketahui kawasan Umbul Jumprit sendiri menjadi salah satu objek wisata religi yang dikenal di Kabupaten Temanggung, di mana umat Budha memanfaatkan air suci dari mata air di lokasi tersebut saat perayaan Waisak di setiap tahunnya.

Selain memiliki potensi wisata religi, kawasan Umbul Jumprit juga mempunyai panorama alam yang masih alami yang cukup menarik wisatawan baik lokal maupun nasional, bahkan wisatawan internasional.

Selain itu di kawasan Umbul Jumprit ini juga tersedia beberapa objek wisata alam seperti hutan pinus, rest area dan beberapa objek wsata yang siap memanjakan wisatawan.
“Salah satu program PUPR adalah menata kawasan-kawasan wisata, tidak hanya wisata super prioritas saja, seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, tapi juga wisata-wisata desa, kalau ada usulan potensial, kita dukung seperti Jumprit ini,” kata Basuki usai meresmikan kawasan Umbul Jumprit.

Penataan kawasan Umbul Jumprit ini menggunakan biaya sebesar Rp3,6 miliar di atas tanah seluas 6.100 meter persegi dengan luas bangunan 300 meter persegi.
Proyek ini bertujuan mendorong perkembangan wisata religi dan meningkatkan kenyamanan pengunjung selama berziarah.

Lalu pembangunan prasarana pengendali banjir Sungai Progo Hulu dan anak sungainya, dengan sumber dana dari APBN 2022 sebesar Rp7,4 miliar, pembangunan Prasarana Air Baku Umbul Jumprit yang bertujuan memenuhi kebutuhan air baku di 4 desa di Kecamatan Candiroto dan 6 desa di Kecamatan Ngadirejo menggunakan dana APBN 2022 sebesar Rp10,5 miliar.
Di kawasan Umbul Jumprit Kementerian PUPR juga melakukan penataan pipa paralon untuk mengalirkan air bersih ke sejumlah desa.

Bupati HM Al Khadzig mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR dan anggota DPR RI Sudjadi atas terselesaikannya program ini.

Menurutnya, ada beberapa item sangat penting yang telah dibangun di Umbul Jumprit ini. Harapannya, masyarakat mendapat efek dari perbaikan ekonominya.

Pembangunan kawasan wisata Umbul Jumprit, tentunya akan menambah keramaian, menambah kapasitas kunjungan wisatawan dan daya tarik Umbul Jumprit bagi wisatawan.

Kedua, pembangunan preservasi air di Umbul Jumprit akan menambah manfaat untuk desa-desa di bawahnya mendapat sumber air bersih yang kontinyu dengan jumlah sangat cukup.

“Penataan ini akan menjadikan Umbul Jumprit semakin menarik untuk dikunjungi, pengunjung semakin ramai dengan demikian bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya. (set)

No More Posts Available.

No more pages to load.