Seperempat Perangkat Desa Wonosobo Bertolak ke Jakarta, Jangan Khawatir! Pelayanan Tetap Jalan

oleh
MELEPAS. Bupati didampingi ketua TP PKK dan Sekda Wonosobo melepas peserta silatnas PPDI jilid ketiga di halaman Pendopo Bupati, kemarin sore.(foto : Agus Supriyadi/Wonosobo ekspres)
MELEPAS. Bupati didampingi ketua TP PKK dan Sekda Wonosobo melepas peserta silatnas PPDI jilid ketiga di halaman Pendopo Bupati, kemarin sore.(foto : Agus Supriyadi/Wonosobo ekspres)

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.ID – Sebanyak 850 orang perangkat desa di Wonosobo yang tergabung dalam PPDI, bertolak ke Jakarta. Mereka akan mengikuti Silatnas jilid ketiga. Dipastikan pelayanan masyarakat di desa tidak terganggu dengan kegiatan tersebut.

“Jadi total ada 850 orang perangkat desa anggota PPDI Wonosobo yang akan geser ke Jakarta. Jumlah tersebut sekitar seperempat dari jumlah perangkat desa di Wonosobo, namun kami pastikan tidak akan mengganggu pelayanan di desa,” ungkap Ketua PPDI Wonosobo, Darji Traju Didin, saat pelepasan peserta silatnas PPDI jilid ketiga di halaman Pendopo Bupati, kemarin sore.

Hadir dalam pelepasan itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo, Ketua TP PKK Dyah Retno Afif, dan kepala OPD terkait.

Menurutnya, PPDI Wonosobo akan bergabung dengan dengan anggota lain se Indonesia di ibu kota untuk terlibat dalam acara Silatnas PPDI jilid ketiga. Sejumlah aspirasi atau masukan akan disampaikan dalam kegiatan tersebut.

“Usulan atau aspirasi yang akan kita sampaikan disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku, kita tidak sepakat jadi P3K dan ASN, kita tetap menjaga status sebagai perangkat desa sesuai dengan budaya desa,” katanya.

Selain itu, PPDI juga akan mendorong pemerintah pusat untuk menerbitkan aturan kebijakan tentang perangkat yang lebih jelas mengatur tentang aparatur perangkat desa yang lebih rigid.
“Ketika aturan itu terealisasi akan berdampak pada kinerja, dalam hal melayani akan merasa aman dan nyaman dan totalitas, selama ini memang 24 jam, akan tetapi perhatian ini belum diatur lebih jelas, harapan kami pelayanan akan lebih akan memajukan desa-desa,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengemukakan bahwa pihaknya berharap apa yang menjadi tuntutan dari perangkat desa mendapat dukungan dari semua pihak termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo.

Hal itu juga sebagai bentuk sinergitas yang selama ini telah dibangun, di mana perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat bawah.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan bahwa pemerintah daerah senantiasa akan mendukung upaya baik yang sedang dilakukan oleh perangkat desa. Apalagi kepergian ke Jakarta, seluruh perangkat desa sudah berkomitmen kuat tidak mengganggu proses pelayanan di masyarakat.
“Semoga niat baik, keputusan yang terbaik dan cita-cita yang baik dan apa yang direncanakan saran, aspirasi, usul pendapat yang akan disampaikan dalam silatnas PPDI disetujui dan dikabulkan, Pemkab Wonosobo akan mendukung sepenuhnya. Bahkan jika dibutuhkan surat resmi dari kepala daerah, saya siapkan surat dukungan,” tandasnya.

Menurutnya, pemerintah desa telah bersinergi dengan pemerintah kabupaten dengan baik. Terbukti, indek kepuasan masyarakat dalam hal pelayanan terhadap pemerintah mengalami peningkatan secara signifikan.

“Semoga mendapatkan perlindungan dari Tuhan, dari berangkat di sana hingga pulang dalam kondisi sehat tidak kurang apapun, tetap bersatu, ketua rombongan harus menjaga dan pantau secara aktif perangkat desa yang mungkin kurang sehat dan sepuh,” pungkasnya. (gus)

No More Posts Available.

No more pages to load.